[FR] Ke Masjid Agung Demak & Makam Sunan Kalijaga

Prolog: sesuai dengan tujuan utama saya di trip ini, maka saya pun kemudian melaksanakan "misi agung" saya tersebut..

lalu hal menarik apa sajakah yang saya temui dalam kunjungan singkat saya ke salah satu kawasan wisata religi yang paling kesohor di wilayah Jawa Tengah tersebut?

nah berikut ini field reportnya..


Setelah turun dari KA Menoreh dan kemudian keluar (area peron) stasiun Semarang Tawang, selanjutnya saya sempat rehat dulu sebelum melanjutkan perjalanan lagi ke Demak. Waktu rehat di sini juga saya pergunakan untuk sekalian menunaikan kewajiban sholat Subuh dan mencari sarapan..

 

Skip, setelah dirasa cukup rehatnya kemudian saya keluar area stasiun buat siap-siap otw ke tujuan yang saya maksud. Oh ya sebelumnya saya sempat dilanda kebimbangan terkait moda transportasi apa yang akan saya pakai ke kota wali tersebut. Waktu itu ada 2 pilihan, antara naik shuttle bus Damri yang naiknya di area SMT atau naik bus umum biasa jurusan Demak/Kudus di terminal utama kota Semarang (Terboyo nama terminalnya). Tapi setelah menimbang-nimbang, akhirnya saya pilih opsi kedua karena yang ini jauh lebih irit secara ongkos walau agak ribet karena harus ke terminal dulu dari SMT yang harus digapai dengan angkot atau bus Trans Semarang..

 

Skip again

 

Setelah menempuh kurang lebih 1,5 jam perjalanan yang saya lalui dengan naik Trans Semarang dan dilanjut dengan naik bus umum jurusan Jepara pas di Terboyonya, akhirnya saya tiba jua di Masjid Agung Demak. Agak di luar dugaan juga sih sampainya bisa cepat. Soalnya saya sempat memperkirakan perjalanannya akan memakan waktu 2 jam kurang lebih. Eh tahunya malah kurang dari itu. Tapi memang kondisi jalanan kebetulan lagi lancar jaya sih, jadinya cepat sampai ke tujuan..

 

*tapi saya nggak tahu juga sih, normalnya perjalanan bus Semarang-Demak itu berapa lama..hihihi

 

Setelah sampai di tujuan, saya nggak langsung "mengexplore" tempat itu. Tapi malah lanjut mencari lokasi makam Sunan Kalijaga yang katanya nggak jauh dari situ. Waktu itu sengaja saya niatin ziarah dulu dan ke masjid Agungnya setelahnya, karena biar sekalian istirahat ntarnya sambil nunggu azan Dluhur..

 

Dan setelah tanya-tanya orang sekitar, akhirnya saya ketemu juga tuh kawasan makam Sunan Kalijaga dengan cara jalan kaki dari area masjid Agung Demak. Yah walaupun agak capek (jaraknya lumayan, ada mungkin 1,5 km), tapi tetap senang karena pada akhirnya saya bisa jua mengunjungi makam salah satu tokoh penyebar agama Islam di tanah jawa ini..

 

ruang pendopo yang jadi tempat registrasi buat para tamu yang datang ke area makam

*maksudnya, tamu yang akan ke area makam dianjurkan untuk ngisi biodata dulu (ex: nama rombongan & asal) di tempat ini..tapi saya sendiri kebetulan tidak mengisinya

ruang pintu masuk buat menuju ke area makam

FYI: ini adalah gerbang pintu masuk kedua

suasana di area makamnya kala itu yang tengah sesak dengan para peziarah

sebuah papan informasi yang terpampang di area jalan menuju pintu keluar makam

oops, ternyata di sini tuh disediakan ruang pendopo buat tempat istirahat para tamu yang kemalaman

*tadinya saya mau nyoba istirahat di tempat ini..tapi setelah difikir-fikir, kayanya nggak nyaman (tempatnya bikin gerah bro a.k.a panas)

beberapa pusara makam lain, yang ada di kawasan makam Sunan Kalijaga

*mungkin makam-makam ini adalah makam para keturunannya atau kerabatnya Sunan Kalijaga

nah ini nih yang jadi gerbang pintu masuk yang pertama

FYI: ini saya potret dari dalam & sedang akan keluar dari area makam

Setelah selesai ziarah, kemudian saya balik lagi ke lokasi Masjid Agung Demak. Sengaja memang saya nggak berlama-lama di kawasan makam Sunan Kalijaga selain ziarah dan foto-foto thok, karena waktu itu saya ingin buru-buru istirahat buat melepas penat dan lelah di sana..

 

tampak depan serambi Masjid Agung Demak

owh, ternyata ada plangnya juga ya..menurut saya, hal ini jadi menambah cantik bin keren Masjid ini

sebelum explore lebih lanjut, TSnya berselfie dulu ah..hehe

penampakan ruang utamanya (ruang sholat) masjid ini yang penuh dengan arsitektur kuno nan klasik

kalau ini serambi masjid jika dilihat dari dalam

penampakan (fasilitas) tempat wudhunya, utamanya tempat wudhu buat laki-laki

*untuk yang buat perempuannya, maaf saya nggak sempat foto..hehe

penampakan atap kubahnya yang arsitekturnya perpaduan budaya hindu & cina

nah kalau ini penampakan menaranya yang menjulang tinggi yang lokasinya berada di area depan halaman masjid

ternyata di sekitar area Masjid Agung ini tuh ada makamnya Raden Fattah, salah seorang tokoh pejuang sejarah & Agama kenamaan di tanah Jawa

hoho, ternyata pada saat itu di makamnya Raden Fattah sedang ramai pengunjung

*kebetulan saya juga sempatkan juga mampir & ziarah ke sini

dan di area ini juga ada sebuah museum yang namanya tentunya sesuai dengan nama Masjid ini

*tadinya saya mau ke sini juga, namun apa daya pada hari itu museumnya sedang tutup

rumah-rumah atau ruang di sekitar area masjid yang ntah fungsinya buat apa

atap Masjid & menaranya, jika dilihat dari luar (arah pintu masuk sebelah kanan)

Skip

 

Saat hari sudah semakin siang dan kegiatan saya di sini (daerah Demak) pun dirasa sudah cukup, kemudian saya putar balik to kota Semarang dan sekaligus mengakhiri wisata religi saya pada episode kali ini. Yah memang singkat, tapi dari awal juga memang sudah direncanakan begitu oleh saya. Tapi walau singkat, setidaknya keinginan dan cita-cita saya selama ini untuk berkunjung ke tempat ini akhirnya bisa terkabul di hari ini..hehe #Alhamdulillah


FYI: saya sengaja merencanakan acara liburan ini dengan singkat, dikarenakan esok lusanya (kamis 25 Mei 2017) saya punya jadwal acara lain di rumah


Oke, demikianlah sekilas cerita tentang kunjungan saya ke kawasan wisata religi yang ada di daerah wali tersebut. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi refrensi buat teman-teman blogger semua..

 

Untuk sementara saya pamit mundur, dan nantikan kisah episode pamungkas dari keseluruhan jurnal trip ini..

Post a Comment

5 Comments

  1. Dari masjid agung ke makam Sunan Kalijogo apa ada transportasi umum ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. yupz, benar seperti yg dikatan oleh agan di atas.. maaf jika baru direspon komennya..

      Delete
  2. Sayang bgt gan.. nggak nyantumin transportasinya sekalian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perasaan di atas disebutin deh jenis2 transportasinya. Hanya memang tdk gamblang..

      Coba deh dibaca lagi.. 🙏

      Delete