[FR] Kunjungan ke 2 Saya ke Candi Borobudur

Prolog: cerita ini merupakan lanjutan episode dari trip ini..

tapi sekedar informasi, sebagaimana sudah tertera di judul atas, ini adalah kunjungan saya ke 2 ke tempat wisata yang berada di daerah Magelang (Jawa Tengah) tersebut. karena sebelumnya pada tahun lalu dan di moment yang sama (liburan Lebaran juga), saya sempat main ke sini..

nah keseruan apa yang saya dapat di kunjungan saya kali ini? berikut ini jurnalnya untuk anda..


Pagi itu rabu 5 Juli 2017, pasca turun dari KA Mataram Premium saya kemudian pergi ke kawasan jalan Malioboro buat "numpang" mandi plus sekalian ganti baju di masjid Malioboro. Setelah beres, kemudian capcus ke halte Transjogja terdekat yang ada di sekitar situ. Berhubung ini pengalaman kedua saya ke candi Borobudur, jadi pada saat itu saya cukup rileks. Ya setidaknya saya sudah tahu harus naik apa dan ongkosnya kira-kira berapa buat ke tempat yang saya dimaksud itu. Oh ya sebelum ke halte itu, saya menyempatkan dulu beli nasi instan di minimarket sekitaran kawasan tersebut..

 

Skip

 

Dan dengan naik Transjogja yang arah terminal Jombor terus disambung dengan naik bus ukuran sedang (3/4) pas di sananya, saya pun tiba di terminal Borobudur. Dari sini buat menuju kawasan candi Borobudurnya, cukup jalan kaki karena jaraknya nggak begitu jauh (sekitar 1km). Sebenarnya ada sih ojek atau becak kalau nggak mau capek. Tapi saya selalu jalan kaki karena biar irit plus sehat juga tentunya..haha


*ah iyeu mah emang embung momodal meureun nya 

 

Oh ya sedikit informasi dan tips dari saya jika ingin pergi ke candi Borubudur dari arah Jogja, bila menggunakan angkutan umum:

 

1. Naik Transjogja yang arah terminal Jombor dengan tarif Rp 3500..naiknya nanti di halte-halte khusus Transjogja

 

2. Dari Jombor nanti sambung bus ukuran sedang atau 3/4 yang jurusan Borobudur..tarifnya di kisaran 15-20k

 

3. Saat naik bus yang ke arah Borobudur, jangan tanyakan dulu "ongkosnya berapa?" kepada kondektur bus karena takutnya ntar digetok dengan tarif tinggi/maksimal..untuk sementara kasih saja dulu tarif minimalnya..ntar kalau dia minta lagi, baru deh tambah lagi oleh kita..dan itu terserah, maunya kita berapa..mau tambah sesuai kekurangannya dari harga maksimalnya, ya monggo..tapi kalau nambahnya sedikit dan kemudian dia masih minta lagi, bilang saja "biasanya segitu mas/pak"..

 

*kalau saya kemarin hanya ngasih 14k..sebelumnya pada tahun kemarin, malah cuma 10k 

 

Back to story

 

Dan dengan jalan kaki itu, saya pun akhirnya tiba di tempat kawasan wisata candi Borobudur. Karena ini bukan pengalaman pertama saya, jadi saya nggak bingung pas sudah di sini "saya harus ngapain/kemana lagi". Oleh sebab itu, pas tiba di sini saya kemudian langsung melipir ke loket buat beli tiket masuknya. Harga tiketnya saat itu 40k, naik 10k bila dibandingkan dengan tahun kemarin atau saat pertama saya ke sini. Oh ya saat itu suasana di loketnya, sangat ramai oleh para calon pengunjung atau wisatawan..

 

Setelah dapat tiketnya, kemudian saya capcus ke dalam area kawasan candi via pintu masuk yang telah tersedia. Oh ya sekedar informasi; sebelum kita masuk itu, nanti ada pemeriksaan oleh para petugas di sana. Nah kenapa ada pemeriksaan seperti itu, karena ternyata ada beberapa larangan yang ditujukan kepada kita untuk para calon pengunjung. Salah satu diantaranya adalah dilarang membawa makanan apa pun ke dalam. Tapi kalau minuman atau air minum mah diperbolehkan. Sedang larangan lainnya berupa umum, seperti dilarang membawa senjata tajam, narkoba atau benda-benda yang mencurigakan..

 

*pokoknya nanti pas di gate pintu masuk itu, tas yang kita bawa akan diperiksa via metal detector

 

Ok, lanjut

 

Dan berikut ini hasil jepretan saya, selama kunjungan saya ke sini pada edisi kali ini..

 

suasana di area loketnya yang tengah ramai

ruang pendopo yang merupakan pintu akses utama untuk masuk ke area candi

seperti inilah gate pintu masuknya, yang sekilas mirip dengan gate buat tiket KRL Jabodetabek

akses jalan yang menuju kawasan Candi


beberapa spot kawasan Candi yang sempat saya abadikan kala itu

lebih dekat lagi

salah satu akses jalan buat pintu keluar dari kawasan Candi

FYI: kenapa saya "bernafsu" untuk banyak mengabadikan moment-moment di kunjungan kali ini, karena pada edisi pertama saya gak sempat melakukannya dikarenakan pada saat itu 2 hp saya sedang sekarat..makanya thread ini hadir sebagai "penebus" pada edisi pertama, karena pada saat itu saya nggak merasa puas karena nggak bisa foto-foto 

 

Oke teman-teman, begitulah kiranya kurang lebih cerita tentang kunjungan saya ke candi Borobudur pada beberapa waktu yang lalu. Semoga bisa menjadi refrensi buat teman-teman nantinya..

 

Untuk sementara saya undur dulu, sebelum nanti hadir kembali dengan cerita tentang petualangan saya di kota Solo..

 

Bye bye and permios..

Post a Comment

0 Comments