Review Sinetron Saat Memberi Saat Menerima, Sinetron Zadoel Yang Bertemakan Tentang Pelakor

poster sinetron "Saat Memberi Saat Menerima" (sumber gambar: today.line.me)



Sejatinya sinar mentari pagi di hari itu belumlah nampak. Suasana gelap dan sunyi pun masih belum hilang dari pekatnya sang malam. Sementara itu di saat yang bersamaan orang-orang juga masih pada nyaman dengan selimut yang dipakainya di tempat tidur..


Dan suasana serupa juga tergambar di sebuah rumah mewah berlantai dua, yang dihuni oleh sebuah keluarga seorang pengusaha. Namun suasana hening di pagi buat itu tiba-tiba pecah, ketika satu-satunya anak laki-lagi di keluarga tersebut datang. Kala itu ia baru saja pulang dari Rumah Sakit karena ibunya sedang dirawat di sana..


Ntah sedang dirasuki apa pemuda itu hingga ia pulang-pulang langsung menggeruduk seorang gadis yang bernama Indah yang lagi tertidur di kamarnya. Indah ini adalah sahabat dekat adiknya yang bernama Tanti, yang kebetulan memang tinggal di rumah itu. Tapi dia tinggal di sana bukan atas kemauannya, melainkan atas permintaan Tanti sendiri..


Deny demikian nama pemuda itu, bukan cuma sekedar menggeruduk kamar yang ditempati Indah tersebut. Namun dia juga memaki-maki gadis itu dan mengusirnya dari rumah orang tuanya. Tak puas sampai di situ. Deny juga bahkan menggusur dan menarik-narik Indah secara paksa, seraya melemparkan barang-barang milik perempuan malang itu ke luar rumahnya..


Hemmh, sadis benar ya perlakuan Deny ke Indah. Memang apa salahnya gadis itu, hingga Deny seperti murka kepadanya?


Itu karena Deny menganggap kekacauan yang selama ini sering melanda keluarganya (termasuk penyebab ibunya masuk RS), akibat kehadiran Indah di rumahnya. Padahal wanita itu sebenarnya adalah adik kandungnya sendiri. Tapi pada saat itu Deny masih belum tahu, termasuk kedua orang tuanya. Yang tahu masalah ini untuk sementara cuma Indah dan Tanti saja..


Lalu Tanti itu siapa? Dan kenapa ia bisa tinggal di rumahnya Deny dan orang tuanya?


Jadi ceritanya Indah dan Tanti itu tertukar saat mereka masih bayi. Lebih tepatnya ibunya Indahlah yang jadi penyebab semua ini. Kala itu ia menukarkan bayinya dengan bayinya Ibu Noura dan Bapak Muchtar, yang merupakan orang tuanya Deny juga..


Ibunya melakukan itu karena terpaksa, sebab bayi miliknya punya kelainan jantung dan ia sadar bahwa ia tak punya cukup uang buat mengobatinya anaknya tersebut. Apalagi ia juga dihadapkan pada kenyataan bahwa kelak ia harus membesarkan bayinya itu seorang diri, oleh sebab ayah kandungnya meninggal karena kecelakaan..


Belakangan setelah dewasa, kedua anak yang tertukar itu diketahui bernama Indah dan Tanti. Indah hidup miskin dan sederhana bersama ibunya yang bernama Yulia, yang berprofesi sebagai seorang perawat. Sedang Tanti hidup dan tinggal bersama Pak Muchtar dan Ibu Noura yang kaya raya, plus Deny yang merupakan anak sulungnya keluarga itu..


Indah dan Tanti bisa mengetahui tentang asal usul mereka yang ditukar, karena Yulia memberi tahunya langsung ke mereka saat dia mau meninggal. Tentu hal ini membuat mereka seketika menjadi kaget dan bingung. Karena tak menyangka kalau selama ini mereka ternyata diasuh bukan oleh orang tua kandungnya sendiri..


Akan tetapi untungnya persoalan ini tidak mengganggu persehabatan mereka berdua. Bahkan belakangan atas kebaikan Tanti, dia rela "bertukar posisi" dengan Indah. Tanti berbuat itu karena ia sadar, bahwa kebahagian yang selama ini ia peroleh dari keluarganya seharusnya milik Indah. Dan ia juga sadar, bahwa Yulialah sejatinya ibu kandungnya dan bukan Ibu Noura..


Selanjutnya untuk memuluskan niat baiknya itu, Tanti kemudian mengajak Indah tinggal di rumahnya, pasca ibu Julia meninggal. Tentu niat utama yang sebenarnya adalah buat "mengembalikan" Indah ke orang tua kandung aslinya. Cuma Tanti tak mengatakan yang sebenarnya ke Ibu Noura dan Bapak Muchtar, karena takut mereka shock dan kaget mendengar berita ini..


Sayangnya rahasia itu diketahui Rita yang merupakan pacarnya Deny. Dan oleh Rita kesempatan ini dimanfaatkan untuk bisa memeras Tanti, dengan meminta bantuan abangnya Tony. Setelah itu Tony lalu meneror Tanti dan meminta uang tebusan dengan ancaman jika tak dituruti maka rahasia tersebut akan dibongkar ke Ibu Noura dan Bapak Muchtar..


Berhubung Tanti tak mau kedua orang tua angkatnya itu tahu, maka akhirnya ia menuruti perintah dari Tony. Sementara itu tanpa diduga Ibu Noura tahu tentang rahasia tersebut, karena sempat mendengar percakapan antara Tony dengan Tanti di telepon..


Dan benar saja Ibu Noura kemudian kaget dan shock hingga kemudian pingsan, pasca mengetahui hal itu. Selanjutnya wanita itu dibawa ke Rumah Sakit dan baru siuman pada tengah malamnya. Pada saat tersadar itu, ia kemudian menceritakan rahasia itu kepada Deny yang memang tengah menunggunya..


Mendengar informasi dari ibunya itu, Deny kemudian marah dan menganggap bahwa penyebab semuanya ini adalah Indah, sahabat adiknya Tanti yang selama ini tinggal di rumah dia dan orang tuanya. Cerita selanjutnya adalah sebagaimana yang kami sampaikan di awal postingan ini..


***** ***** ***** ***** *****

Itulah sepenggal sinopsis sinetron "Saat Memberi Saat Menerima", sebuah sinetron zadoel produksi Multivision Plus (MVP) yang dimiliki oleh Raam Punjabi, yang sempat disebut raja sinetron pada masanya. Sinetron ini tayang sekitar tahun 1995-1996 di stasiun RCTI, setiap hari selasa malam dengan durasi 30 menit..


Pada saat sinetron ini dirilis, saya (penulis) hanya sempat beberapa kali saja menontonnya. Itu pun hanya sekilas-sekilas saja alias nggak full satu episode. Saya baru punya kesempatan nonton sinetron ini secara utuh (baca: dari awal sampai akhir) pada sekitar tahun 1999. Kala itu stasiun SCTV sempat memutar ulang sinetron ini dengan durasi 1 jam..


Secara umum, sinetron ini mungkin hampir tidak jauh berbeda dengan sinetron-sinetron lainnya di era itu. Namun saya secara pribadi mempunyai kesan tersendiri dengan sinetron ini. Ya itu karena salah satu adegannya sempat bikin saya mengeluarkan air mata. Dan adegan tersebut adalah saat Deny mengusir Indah dari rumahnya (lihat paragraf awal thread ini)..


seperti inilah adegan di sinetron dimaksud, yang telah membuat saya baper

 
Ntah kenapa adegan di atas itu membuat saya mewek. Apa karena akting para pemainnya bagus? Mungkin bisa jadi. Namun yang jelas secara keseluruhan isi dan jalan cerita, saya sangat suka banget sama sinetron ini. Bukan semata-mata terkesan dengan adegan yang buat saya emosional tersebut. Dan bukan pula karena yang mainnya para aktor dan aktris bintang top (terkhusus pada masa itu)..


Akan tetapi saya suka sama sinetron ini karena dari segi tema atau jalan cerita sangat unik dan menarik sekali. Sinetron ini berlatar belakang tentang anak yang tertukar, yang mana pada masa itu sangat jarang sekali sinteron-sinetron Indonesia mengangkat tema tersebut..
 

Bukan hanya itu saja. Di sinteron ini juga ada cerita tentang perselingkuhan yang kemudian jadi sorotan atau fokus utama di dalam jalan ceritanya. Bahkan boleh dibilang isu tersebutlah yang kemudian jadi akar tema dalam sinetron dimaksud..
 

Kenapa saya bilang demikian? Karena diceritakan Tanti itu ternyata anak hasil perselingkuhan ibunya dengan rekan sejawatnya yang merupakan seorang dokter yang bernama Herianto. Dan hingga ibunya melahirkan (sampai kemudian bayinya itu diberikan ke keluarga Ibu Noura/Bapak Muchtar), ia tak sempat dinikahi oleh pacarnya tersebut karena keburu meninggal kecelakaan..
 

Yang menarik kisah tentang "Pelakor" ini, nggak hanya berhenti pada ibu Yulia saja yang merupakan ibu kandung Tanti yang sebenarnya. Tapi belakangan anak kandung Dr. Herianto lainnya juga mempunyai masalah yang sama. Namanya Ella dan kebetulan profesinya sama seperti ayahnya yaitu seorang dokter..
 

Dr. Ella ini diceritakan anak satu-satunya hasil dari perkawinannya Dr. Herianto dengan isterinya yang sah. Di pertengahan cerita, Dr. Ella dan Tanti kemudian berteman akrab karena tahu kalau mereka berdua itu bersaudara. Meski begitu di awal-awal ia sempat menolak kehadirannya. Sebab ternyata dari kecil ia sudah tahu tentang latar belakang ibunya yang merupakan selingkuhan ayahnya..
 

Cukup ironi sebenarnya penolakan Dr. Ella itu. Soalnya di tempat kerjanya dia terlibat affair dengan rekan kerjanya yaitu Dr. Romy yang kebetulan ceritanya sudah punya isteri dan anak. Jadi tak sepatutnya ia menafikan Tanti yang merupakan hasil korban perselingkuhan ayahnya, yang padahal ia sendiri juga melakukannya..
 
 
Akan tetapi yang unik, justru hal itulah yang akhirnya Dr. Ella mau menerima kehadiran Tanti. Karena dia sadar, mungkin hal itu juga yang jadi penyebab ibunya Tanti menjalin "cinta terlarang" dengan ayahnya. Dr. Ella berpendapat mungkin karena alasan keadaan (baca: tempat pekerjaan) dan perasaan yang sama, maka akhirnya dia jadi Pelakor juga sebagaimana ibunya Tanti..
 

Selanjutnya di pertengahan cerita, Dr. Ella dan Tanti serta Indah jadi tokoh-tokoh sentral dalam sinteron ini, yang jumlah episodenya 45..
 

Selain tentang persoalan jati diri Indah dan Tanti yang tertukar, perselingkuhan Yulia dan Dr. Ella dengan pasangannya masing-masing, di sinetron ini juga tersaji konflik-konflik lain yang tentunya tak kalah seru untuk disimak. Salah satunya adalah konflik keluarga Mona..
 

Siapakah Mona? Apakah ada hubungannya dengan Dr. Ella, Tanti atau Indah?
 

Oh jelas ada, karena Mona itu adalah isteri sahnya Dr. Romy yang notabene pacarnya Dr. Ella. Selain itu dia juga adalah saudara kandungnya dari Rita dan Tony. Dan sekedar info, Rita dan Tony ini adalah orang-orang yang memanfaatkan isu jati diri Tanti dan Indah, untuk kemudian melakukan pemerasan terhadap keluarga Ibu Noura dan Bapak Muchtar..


Kira-kira seperti itulah kurang lebih gambaran sinopsisnya sinetron Saat Memberi Saat Menerima. Menurut saya sinetron ini bagus bukan hanya faktor tema dan jalan ceritanya saja. Tapi dari segi lainnya seperti konflik-konfliknya, juga dibuat cukup menarik. Karena meski di sini tokohnya banyak, namun "dramanya" nggak dibikin rumit dan berkepanjangan..


Satu hal lagi yang saya suka dari sinetron ini adalah adegan-adegan yang mengeksploitasi tentang penderitaan atau kesedihan, tidak terlalu banyak dan nggak dibuat over. Selain itu tokoh-tokoh antagonisnya dari per episode ke episode, bergantian alias tidak ada yang dominan dari awal sampai akhir. Pokoknya intinya semua dibuat pas dan tidak terlalu berlebihan..


Nah sekarang bagaimana, apakah anda merasa tertarik dengan sinteron yang saya bahas ini? Atau mungkin anda kangen untuk nonton ulang sinetron dimaksud? Jika jawabannya ya, maka anda harus download aplikasi Nonton App dulu buat mewujudkan keinginan anda itu. Soalnya di platform lain belum ada, bahkan di YouTube sekalipun. Saya juga nonton di situ pas kemarin..


*ini bukan saya promosi lho, tapi hanya sekedar merokemndasikan


Sebelum saya mengakhiri thread ini, saya akan memberikan informasi dulu terkait casting para pemainnya di sinetron ini. Ya tujuannya biar anda tambah penasaran dengan sinetron yang saya kupas ini..


Dessy Ratnasari = Indah
Elma Theana = Tanti
Kris Dayanti = Dr. Ella
Onky Alexander = Jefry (pacarnya Indah)
Adam Jordan = Deny
Ully Artha = Ibu Noura
Turino Djunaidi = Bapak Muchtar
Misye Arsyita = Ibu Betty (mamahnya Jefry)
Teddy Mala = Bapak Barata Kusuma (papahnya Jefry)
Yati Octafia = Ibu Yulia
Pangky Suwito = Dr. Rommy
Angel Ibrahim = Mona
Susi Adella = Rita
Eeng Saptahadi = Tony
Jeremy Thomas = Ari (pacar Tanti yang pertama)
Arswendi Nasution = Rudy (teman dekat dan pengacaranya Mona)
Cris Michael = Ramon (suaminya Rita dan keponakannya Rudy)
Anna Tairas = Suster Ida (rekan kerja Dr. Ella dan Ibu Yulia)
Cut Ancesarra = Poppy (isterinya Deny)


Oke demikian kolom catatan di thread saya pada kali ini. Semoga bisa bermanfaat dan mohon maaf apabila ada salah-salah kata atau kalimat di dalamnya..

Posting Komentar

7 Komentar

  1. Sinetron jadul ini pernah si ane nonton pas masih sd kalo gak salah tahun 2002 si ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh ya? Berarti sedikit tahu dong ya jalan ceritanya.. 😁

      Hapus
  2. https://join-adf.ly/24828915
    http://www.gaa456.in/#/register/3612718
    http://motriael.com/89I6

    BalasHapus
  3. Aku tauuu nih sinetron ini :D, walopun ga nonton mas. Soalnya pas msh diputer, aku msh kecil, jd dilarang mama hahahhaa. Cm inget banget mama slalu nonton ga pernah skip. Pokoknya kalo udh jdwal ini sinetron, kami hrs masuk kamar semua :D.

    Trus aku srg baca sinopsisnya di koran. Dulukan msh ditulis tuh sinobsis sinetron ato film yg mau di puter :D.

    Kok jd penasaran yaaa.. pgn nonton juga. Itu galak amat cowonya. Pgn nampol tau ga hahahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya emang.. 😂 tpi setelah adegan tsb, ceritanya si cowoknya nyesel karena ia baru sadar kalau yg dia aniaya itu adalah adik kandungnya sendiri.. 😁

      Kalau penasaran dan pengen nonton, Monggo download dulu aplikasi "nonton". Soalnya untuk sementara baru di sana sja ada tayangannya.. 🙏

      Hapus