Cara Mengatasi Akun AdSense Yang Terindikasi Double Account

logo Google AdSense yang baru (sumber gambar: Google search image)



Diterima sebagai publishernya AdSense adalah impian bagi semua para blogger. Karena dengan begitu mereka bisa mendapatkan pundi-pundi uang dari penyedia jaringan iklan produk Google tersebut. Ya walaupun untuk bisa benar-benar berhasil di sana, tentu membutuhkan perjuangan yang tak gampang..


Perjuangannya bukan cuma sekedar bagaimana kita bisa mengumpulkan selembar rupiah demi rupiah, agar kelak bisa Pay Out. Namun perjuangan untuk diterimanya itu sendiri juga butuh proses. Bahkan terkadang harus berusaha dengan keras dan tak kenal lelah. Nggak langsung ujug-ujug diterima begitu saja oleh pihak AdSense..


Ini kami bukan sekedar "melebih-lebihkan" lho. Tapi memang faktanya demikian, oleh karena sudah banyak para blogger yang mengalaminya, termasuk kami yang mengurusi blog ini. Asli, bahkan kami sendiri pernah satu fase mengalami hopeless karena tak kunjung ada kepastian terkait diterimanya atau tidak jadi publisher AdSense..


Kenapa bisa demikian? Sebab ada proses seleksi dan peninjauan dulu dari pihak mereka, yang bisa memakan waktu sedikitnya 2 minggu atau bahkan bisa lebih. Jika dianggap layak dan qualified, maka akan diterima. Namun jika tidak, ya maka akan ditolak dengan berbagai alasan..


Dan salah satu alasan penolakan yang sering diterima oleh para blogger adalah adanya indikasi double account atau mempunyai akun ganda. Maksudnya si pengaju dicurigai sudah mempunyai akun AdSense, sebelum mendaftar menjadi publisher di sana..


Lalu kenapa itu bisa terjadi? Dan solusi apa yang harus dilakukan oleh seorang blogger untuk bisa mengatasi permasalahan tersebut?


Sebelum kami menjawab, kami mau memberi tahu tahu dulu kalau aturan di AdSense itu hanya boleh mengizinkan satu orang atau satu akun E-mail, untuk satu akun AdSense saja..


Masalah di atas, kemungkinan penyebabnya adalah karena yang bersangkutan pernah mempunyai akun AdSense, tapi kemudian akunnya dibanned oleh pihak AdSense karena dianggap melanggar. Atau bisa juga akun tersebut ia jual ke orang lain. Selanjutnya setelah itu ia daftar lagi dengan akun E-mail yang berbeda..


Seharusnya ketika mendaftar lagi dengan E-mail yang berbeda itu, nggak ada masalah sebenarnya. Namun yang jadi masalah, pihak AdSense menilai pemegang akun E-mail tersebut adalah orang yang sama dengan sebelumnya. Atau pemegang akun tersebut, telah punya akun AdSense sebelum kembali mendaftar itu..


Nah karena permasalahannya di sana, maka kami akan memberikan tips agar ketika mau mendaftar lagi AdSense meski dengan E-mail yang berbeda, itu benar-benar dianggap akun baru dengan pengguna baru pula..


Dan berikut ini adalah step-stepnya:


1. Buat email baru dengan identitas yang berbeda atau baru


Step pertama adalah buatlah email baru dengan identitas yang berbeda atau baru, dari akun email  yang anda pakai sebelumnya di AdSense. Opsi lain boleh memakai akun yang telah ada atau akun orang lain, namun dengan catatan identitasnya benar-benar berbeda dengan identitas akun email anda sebelumnya dan email tersebut belum pernah dipakai sama sekali untuk daftar AdSense..


Oh ya kalau bisa buat emailnya di plaform Gmail ya. Soalnya nanti biar praktis atau bisa daftar langsung, mengingat Gmail dan AdSense itu sama-sama satu "rumah produksi"..


2. Pakai nomor telepon yang berbeda untuk verifikasinya


Kemudian step yang kedua adalah saat pembuatan email baru itu, pakailah nomor telepon yang berbeda untuk verifikasinya. Dan kalau bisa nomor tersebut belum pernah dipakai atau dikaitkan dengan akun email kita sebelumnya, atau akun AdSense yang lain..


Ini penting mengingat kalau memakai nomor telepon yang sama atau pernah dipakai sebelumnya di akun email kita, pihak mereka akan mencurigai bahwa email itu penggunanya masih sama dengan yang dulu..


3. Kalau mau pakai foto akun email-nya, usahakan pakai foto yang belum pernah dipakai di akun manapun


Berikutnya untuk step yang ketiga pakailah foto yang lain (baca: bukan foto diri kita sendiri), jika seumpama akun email baru kita itu ingin memakai foto..


Ini sebenarnya cuma opsi saja, karena mencantumkan foto itu bukanlah suatu kewajiban ketika kita membuat sebuah akun email. Tapi saran kami mending pakai foto saja, biar pihak AdSense benar-benar mengira itu adalah orang atau pengguna baru..


4. Daftar AdSense dengan email baru tersebut beserta blog anda


Untuk step keempat adalah mendaftar AdSense dengan akun email baru tersebut, beserta situs blog anda. Situs blognya nggak harus benar-benar baru, sebagaimana akun email dan penggunanya. Karena blog yang sudah pernah didaftarkan pun bisa kembali didaftarkan..


Lho, serius bisa? Ya bisalah..


Contoh umpamanya begini; anda dulu pernah daftar AdSense dengan akun email A dengan blog A sebagai situsnya dan lalu diterima. Tapi kemudian akunnya dibanned. Nah ketika anda mendaftar kembali dengan akun email yang baru tersebut, situs blog A masih tetap bisa didaftarkan..


Kenapa kami bisa menyimpulkan demikian? Sebab ini berkaca pada pengalaman blog yang kami kelola ini..


5. Untuk kolom alamat, isikan dengan alamat yang berbeda dengan akun sebelumnya


Selanjutnya untuk step ke-5, isikan alamat di akun AdSense anda yang baru itu dengan alamat yang berbeda dengan alamat akun AdSense sebelumnya..


Kalau misalnya anda bingung mau mencantumkan alamatnya siapa, kita bisa pilih alamat rumah saudara atau teman kita sendiri. Nggak usah cari yang jauh-jauh alamatnya. Masih satu kampung atau satu desa juga bisa, asal alamat RT/RW-nya berbeda dengan alamat di akun sebelumnya..


6. Kalau bisa daftarnya memakai perangkat yang belum pernah anda gunakan sebelumnya


Untuk step yang keenam adalah kalau bisa mendaftarnya melalui perangkat atau device yang belum pernah anda gunakan sebelumnya. Perangkat di sini maksudnya adalah HP, laptop atau komputer (atau dan semacamnya) yang dipakai ketika anda browsing dan kemudian mendaftar AdSense dimaksud..


Kenapa kami menyarankan memakai perangkat yang belum pernah dipakai? Karena biar tidak terbaca sebagai pengguna akun AdSense yang lama atau sebelumnya..


Tentu mereka bisa mencurigai kalau seumpama kita memakai perangkat yang sama atau yang sering kita gunakan (terutama ketika mengakses akun AdSense yang lama plus akun emailnya). Sebab mereka bisa mendeteksinya melalui alamat IP internet yang kita gunakan di perangkat tersebut..


7. Ada jeda yang cukup lama antara keaktifan akun yang lama dengan pembuatan akun yang baru


Dan untuk step yang terakhir atau yang ketujuh adalah ada jeda waktu yang cukup lama, antara keaktifan akun yang lama dengan pembuatan akun yang baru. Tapi tips ini hanya berlaku bagi yang akun AdSense sebelumnya kena banned..


Maksudnya adalah ketika akun AdSense kita dibanned dan kita ingin membuat akun lagi, harap jangan buru-buru langsung mendaftar lagi. Tunggu waktu beberapa bulan, biar dikira nanti pas mau daftar lagi tidak dicurigai sebagai orang yang sama dengan akun yang dibanned tersebut..


Kami berbicara begini, karena berdasarkan pengalaman kami juga selama ini. Tapi tentu kalaupun akhirnya kami terima kembali, karena kami sangat memperhatikan dengan tips-tips atau trik yang kami tulis sebelumnya..


Jadi memang tips yang nomor tujuh ini (dan berlaku juga dengan tips-tips lainnya), sejatinya adalah buah dari pengalaman kami sendiri selama ini. Dan rata-rata ini dari inisiatif kami sendiri..


Itulah setidaknya 7 cara atau tips buat mengatasi masalah akun AdSense yang terindikasi double account atau dianggap mempunyai akun ganda..


Nah sekarang bagaimana? Apakah anda sudah faham dan siap mempraktekkannya, jika seumpama tengah mengalami kendala serupa? Atau anda masih sangsi, apakah cara di atas ini bisa berhasil atau tidak?


Untuk menjawab pertanyaan terakhir, kami tak bisa menjawab dengan ya atau pasti. Namun menurut hemat kami, apa salahnya dicoba dulu? Karena toh ini juga berdasarkan pengalaman kami selama ini. Siapa tahu berhasil, ketika anda mengikuti langkah yang sama seperti kami..


Meski demikian keputusan terakhir ada di tangan anda. Mau mengikuti saran kami di atas monggo, nggak juga ya nggak apa-apa. Kalau kata anak millenial sekarang mah; woles aja bro! hehe


Oke demikianlah ilmu dan informasi yang bisa kami bagikan pada kesempatan kali ini. Semoga bisa bermanfaat serta mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekeliruan di dalamnya..


Note:

- Jika anda masih belum faham dengan penjelasan tips-tips di atas, anda bisa bertanya langsung melalui kolom komentar di bawah ini

- Untuk refrensi lain dari thread serupa, anda bisa baca informasinya di sini (ya ini buat sebagai pembanding saja)

Post a Comment

12 Comments

  1. siip deh....bermanfaat.
    thank you for sharing

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke pak prof, thank's ya sudah berkunjung kemari.. 🙏

      Delete
  2. Replies
    1. Siapp.. Hatur nuhun nya, kasumpingan na di blog abdi.. 🙏

      Delete
  3. Berarti kalau misalkan kita punya dua akun adsense. Nggak pernah ada pelanggaran, nggak papa ya kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya nggak apa2. Asal identitas akun beserta emailnya, berbeda2..

      Delete
  4. Kalo menurut hemat saya data alamat sah-sah saja sama, cuma yang paling penting identitas mesti berbeda, misalnya nama, nomor telepon, email, dan KTP (jika adsense meminta KTP)

    Contohnya orang serumah yang berbeda, misalnya kakak dan adik, bisa memiliki akun adsense yang berbeda, alamatnya sama dan IP address yang sama

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin sja bisa. Tpi kalau sya waktu itu pakai alamat teman yg masih satu kampung, cuma beda RT dan gang doang.. Hehe

      Delete
  5. Maaf mo nanya. Kalo alamatnya beda trus pas verif KTP gimana antar? Apa ganti dulu alamatmya sebelum verif?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau itu sya kurang tahu mbak.. Soalnya akun adsense sya yg ini belum sampai tahap ke sana.. 😁

      Delete
  6. Terimakasih informasinya gan plusnya 👍

    ReplyDelete